MUHASABAH : KETERBATASAN ILMU DAN TERTUTUPNYA MATA HATI

Saudaraku,
Nikmat yang Allah Azza wa Jalla berikan kepada kita sebenarnya jauh lebih besar daripada nikmat yang kita minta…

Saat kita meminta hanyalah sesuai hajat kita. Tetapi apa yang Allah Azza wa Jalla berikan jauh lebih banyak dari yang kita duga dan minta…

Hanya karena keterbatasan ilmu dan tertutupnya mata hati, membuat kita tidak menyadari betapa besarnya nikmat dan karunia-Nya…

Saudaraku,
Ketika kita meminta kecukupan rezeki, sertailah dengan meminta tawakal.
Ketika kita meminta tambahnya nikmat, sertailah dengan meminta kemampuan untuk bisa bersyukur.
Ketika kita meminta terlepas dari musibah, sertailah dengan meminta kemampusn untuk bersabar atas pilihan takdir-Nya…

Kita adalah makhluk yang lemah dan cenderung lupa diri, maka senantiasalah memohon pertolongan Allah Azza wa Jalla…

Saudaraku,
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda (dalam hadits Qudsi), Allah Azza wa Jalla berfirman:

يا ابن آدم لا تخافن من ذي سلطان مادام سلطاني باقياً وسلطاني لا ينفذ أبداً

Wahai anak Adam…
Janganlah engkau takut kepada pemilik kekuasaan, selama kekuasaan-Ku masih ada dan kekuasaan-Ku tidak akan sirna selamanya…

يا ابن آدم لا تخشى من ضيق الرزق وخزائني ملآنة وخزائني لا تنفذ أبداً

Wahai anak Adam…
Janganlah engkau cemaskan sempitnya rezeki, selama perbendaharaan-Ku masih ada dan perbendaharaan-Ku tidak akan habis selamanya…

يا ابن آدم لا تطلب غيري وأنا لك فإن طلبتني وجدتني، وإن فتني فتك وفاتك الخير

Wahai anak Adam…
Janganlah meminta kepada selain Aku… sementara engkau memiliki Aku…
Jika engkau mencari-Ku, engkau akan menemukan Aku…
Dan jika engkau kehilangan Aku, maka engkau kehilangan seluruh kebaikan…

يا ابن آدم خلقتك للعبادة فلا تلعب، وقسمت لك رزقك فلا تتعب، فإن رضيت بما قسمته لك أرحت قلبك وبدنك، وكنت عندي محموداً، وإن لم ترض بما قسمته لك فوعزتي وجلالي لأسلطن عليك الدنيا تركض فيها ركض الوحوش في البرية ثم لا يكون لك منها إلا ما قسمته لك، وكنت عندي مذموماً

Wahai anak Adam…
Aku ciptakan engkau untuk beribadah, maka janganlah engkau bermain-main…
Dan Aku telah tetapkan bagimu rezekimu, maka janganlah penatkan ragamu…
Jika engkau ridla terhadap pembagian-Ku, maka akan Aku tenangkan jiwa dan ragamu, dan engkau menjadi orang terpandang di sisi-Ku…
Dan jika engkau tidak ridha terhadap pembagian-Ku, maka Demi Kemuliaan dan Keperkasaan-Ku, sungguh akan Aku bebankan engkau dengan dunia, engkau terseok-seok laksana hewan melata di permukaan bumi, kemudian engkau tidak akan mendapatkan apa-apa selain yang telah Aku tetapkan, dan engkau menjadi orang tercela di sisi-Ku…

يا ابن آدم خلقت السماوات السبع والأراضين السبع ولم أعي بخلقهن، أيعييني رغيف عيش أسوقه لك بلا تعب ؟

Wahai anak Adam…
Aku ciptakan tujuh langit dan tujuh bumi, dan aku tidak berat menciptakan itu semua…
Lantas apa beratnya bagi-Ku menyediakan roti untuk hidupmu?

يا ابن آدم أنا لم أنس من عصاني فكيف من أطاعني ؟ وأنا رب رحيم وعلى كل شيء قدير

Wahai anak Adam…
Aku tidak lupa kepada orang yang telah bermaksiat kepada-Ku…
Lantas bagaimana mungkin Aku lupa kepada mereka yang ta’at kepada-Ku?
Sedangkan Aku adalah Tuhan Yang Maha Pengasih dan Berkuasa atas segala sesuatu?

ياابن آدم لا تسألني رزق غد كما لم أطالبك بعمل غد .

Wahai anak Adam…
Janganlah engkau minta kepada-Ku rezekimu esok hari…
Sebagaimana Aku tidak menyuruhmu melakukan pekerjaan esok hari…

يا ابن آدم أنا لك محب فبحقي عليك كن لي محباً

Wahai anak Adam…
Aku sungguh mencintaimu…
Maka demi hak-Ku di atasmu, jadilah engkau orang yang cinta kepada-Ku…

Semoga Allah Azza wa Jalla mengaruniakan hidayah-Nya kepada kita, sehingga kita tetap istiqamah senantiasa mentaati segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya untuk meraih ridha-Nya…
Aamin Ya Rabb.

_Wallahua’alam bishawab_

KPK

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

× HUBUNGI KAMI